Rabu, 03 Juli 2013

TUGAS PENGANTAR AKUNTANSI BAB 2

BAB 2
PIUTANG DAGANG DAN PIUTANG WESEL
             JENIS-JENIS PIUTANG
PIUTANG DAGANG umumnya berjangka waktu kurang dari satu tahun. Oleh karena itu piutang dagang dalam neraca dilaporkan sebagai aktiva lancar. Piutang harus dibedakan dari piutang wesel ataupun piutang pendapatan (pendapatan yang masih akan diterima) dan dari aktiva lain yang tidak timbul dari penjualan sehari-hari, karena piutang dagang berkaitan erat dengan operasi perusahaan yang utama.
PIUTANG WESEL lebih formal bila dibandingkan dengan piutang dagang. Debitur (pihak yang harus membayar) dalam piutang wesel membuat suatu janji tertulis kepada kreditur untuk membayar sejumlah uang yang tercantum dalam surat janji tersebut pada waktu tertentu di masa yang akan datang. Jangka waktu wesel bisa bermacam-macam, tetapi pada umumnya paling sedikit 60 hari. Surat wesel yang dipegang oleh pihak kreditur menjadi tanda bukti adanya piutang wesel. Berbeda dengan piutang dagang, piutang wesel bisa juga timbul karena transaksi peminjaman uang.
PIUTANG LAIN-LAIN terdiri atas macam-macam tagihan yang tidak termasuk dalam piutang dagang maupun piutang wesel. Dalam kategori ini termasuk di dalamnya piutang kepada karyawan perusahaan, direksi perusahaan, dan piutang kepada cabang-cabang perusahaan.
          BAGIAN KREDIT
penjualan kredit mengandung resiko bagi perusahaan yang berupa kerugian yang harus diderita apabila debitur tidak membayar kewajibannya. Oleh karena itu penjualan kredit, terutama yang berjumlah besar, hanya dapat dilakukan pada pihak yang bonafid.
          BAGIAN PERTAMA – PIUTANG DAGANG
1. Pengakuan piutang dagang

2. Penilaian piutang dagang
apabila piutang dagang telah di catat dalam pembukuan,persoalan berikutnya adalah bagai mana melaporkan piutang dagang dalam neraca.
                a. Kerugian piutang
                b. Metode cadang
                c. Pencatatan taksiran kerugian piutang
                d. Penghapusan piutang
                e. Penerimaan kembali piutang yang telah dihapus
                f. Dasar yang digunakan dalam metode cadang
                g. Persentase dari penjualan
                h. Persentase dari piutang
                i. Metode penghapusan langsung
                3. Pengalihan piutang dagang
                a. Penjualan dengan kartu kredit
          BAGIAN KEDUA-PIUTANG WESEL
1.Wesel dan promes
Dalam dunia bisnis dikenal jenis piutang yang lain,yaitu apa yang disebut wesel dan promes. Piutang ini dapat timbul karena transaksi penjualan secara kredit atau bisa juga berasal dari pemberian pinjaman yang telah dilakukan perusahaan.penggunaan wesel dan promes diatur dalam kitab undang-undang hukum dagang (KUHD) yang disebut sebagai surat berharga.
                a. Surat wesel adalah surat berharga yang berisi perintah dari si penarik kepada si wajib bayar untuk membayar  sejumlah uang tertentu yang disebut pada surat tersebut atau orang lain yang ditunjuk.
                b. Surat promes adalah surat janji untuk membayar sejumlah uang pada tanggal tertentu.
2.Penentuan tanggal jatuh
a. Atas penagihan, artinya pihak tertarik akan membayar wesel pada saat ditagih oleh pemegang wesel.
b.Pada tanggal tertentu, artinya tanggal jatuh ditulis eksplisit dalam surat wesel.
c.Pada akhir masa tertentu, artinya setelah sekian hari, bulan atau tahun, wesel harus dibayar.
3.Wesel bunga dan wesel tidak berbunga
Suatu wesel disebut wesel berbunga apabila dalam wesel disebutkan suatu tingkat bunga tertentu, sedangkan wesel tidak berbunga adalah wesel yang tidak menyebutkan suatu tingkat bunga tertentu.
4.Perhitungan bunga
Rumus dasar untuk menghitung bunga pada wesel berbunga adalah sebagai berikut:
nilai nominal wesel X tingkat bunga per tahun X jangka waktu dalam pecahan dari setahun = bunga
5.Akuntansi untuk piutang wesel
1. Pengakuan piutang wesel
                                a. Piutang wesel dari penjualan kredit
                                b. Piutang wesel dari pemberian pinjaman
                                c. Piutang wesel dari perubahan piutang dagang
2. Penilaian piutang wesel
3. Penyelesaian dan pengalihan piutang wesel
4. Penerimaan penyelesaian wesel
5. Piutang wesel tak dapat di tagih
6. Pengalihan piutang wesel
6.Piutang wesel dengan angsuran
Piutang semacam ini disebut piutang wesel dengan angsuran karena wesel ini memiliki periode untuk mengangsur pokok pinjaman dan bunga selama jangka waktu tertentu di masa yang akan datang.
7.Penyajian piutang dalam neraca
wesel jangka pendek (kurang dari setahun) dicantumkan dalam necara di bawah investasi sementada pada bagian aktiva lancar. Selain itu, piutang wesel juga harus dilaporkan dalam jumlah bruto maupun cadang kerugian piutangnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar